sarvisclub.com – Dalam babak playoff Piala Stanley tahun ini, para penggemar Carolina Hurricanes mungkin merasa khawatir dengan kondisi penjaga gawang tim. Meski penampilan sebelumnya tidak buruk, performa mereka belum cukup untuk membawa tim meraih gelar juara. Namun, di musim playoff ini, Hurricanes menunjukkan dominasi luar biasa dengan rekor 8-0 di dua putaran awal, dan salah satu bintang utama adalah penjaga gawang veteran, Frederik Andersen.
Andersen, yang berusia 36 tahun, tampil sangat mengesankan dengan persentase penyelamatan sebesar .950 dan rata-rata gol yang kebobolan hanya 1.12 dalam delapan pertandingan, termasuk dua kali melakukan clean sheet. Penampilannya tidak hanya membantu Hurricanes melaju ke final Konferensi Timur, tetapi juga menjadikannya kandidat utama untuk kontrak bernilai tinggi sebagai agen bebas musim panas mendatang.
Meskipun Andersen mengalami masalah kesehatan di musim-musim sebelumnya, risiko tersebut bisa diabaikan oleh tim-tim yang membutuhkan jasa seorang penjaga gawang handal. Dengan peminat yang besar dan kondisi pasar yang terbatas, Andersen diperkirakan akan mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun, dengan peluang lebih untuk kontrak tiga tahun.
Karena Hurricanes diproyeksikan memiliki ruang gaji sebesar 14,2 juta dolar, mereka mungkin menawarkan kenaikan gaji kepada Andersen dari kontrak sebelumnya yang bernilai 2,75 juta dolar. Namun, General Manager tim mungkin akan mempertimbangkan untuk tidak mengalokasikan terlalu banyak ruang gaji pada posisi penjaga gawang.
Dengan peluang untuk meraih gelar juara, Andersen harus mempertimbangkan tawaran yang masuk, apakah akan memilih kembali ke Hurricanes untuk kesempatan juara atau menerima tawaran lebih besar dari tim lain. Penampilannya di sisa playoff akan sangat menentukan nilai kontrak yang bisa didapatnya di musim depan.