sarvisclub.com – Sejarah NHL mengalami perubahan signifikan pada 28 Agustus ketika tim Colorado Avalanche menandatangani kontrak bintang pertahanan, Cale Makar, selama delapan tahun dengan nilai $20,4 juta per tahun. Kontrak ini menjadikan Makar sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di liga.
Makar bukan satu-satunya pemain bertahan yang mendapatkan kontrak besar musim ini. Bowen Byram dari Chicago Blackhawks juga menandatangani perjanjian enam tahun senilai $12,5 juta per tahun. Hal ini menimbulkan perhatian juga bagi kapten Vancouver Canucks, Quinn Hughes, yang memasuki tahun terakhir kontraknya senilai $7,85 juta per tahun dan akan berakhir pada musim 2026-2027.
Kontrak-kontrak besar ini menjadi pengingat bagi Canucks untuk segera mempertimbangkan masa depan Zeev Buium, seorang pemain bertahan berusia 20 tahun yang akan memasuki tahun terakhir kontrak pemula di musim 2026-2027. Jika tidak diperpanjang, Buium akan menjadi pemain bebas tanpa batasan (UFA).
Menyaksikan tren kontrak para pemain seperti Makar dan Byram seharusnya memicu Canucks untuk tidak hanya memperpanjang kontrak Buium, tetapi juga mengamankan masa depannya dalam waktu dekat. Peluang untuk menandatangani Buium dengan biaya yang lebih rendah saat ini bisa menjadi keputusan strategis, mengingat harga pemain premium di liga kemungkinan akan meningkat.
Buium, sudah menunjukkan kemampuan yang menggembirakan meskipun ia hanya bermain dalam satu musim di NHL. Ia diharapkan menjadi bagian penting dari kepemimpinan tim dalam jangka panjang. Untuk itu, memperpanjang kontraknya menjadi sangat penting agar Canucks dapat mempertahankan bakatnya sebelum harganya meroket seperti pemain bertahan lainnya di liga.