sarvisclub.com – Proses pengukiran nama pada Stanley Cup mendapatkan perhatian khusus musim panas ini, terutama dengan kehadiran enam nama keluarga Tom Dundon, pemilik tim Carolina Hurricanes. Nama-nama tersebut mencakup istri dan lima anak Dundon, sebelum menyentuh anggota manajemen, pelatih, dan pemain lainnya. Langkah ini bukanlah hal baru, meskipun sebelumnya menimbulkan beberapa kontroversi, namun kini semakin umum.
Hal serupa juga pernah dilakukan oleh pemilik Tampa Bay Lightning, Jeffrey Vinik, yang memasukkan nama mantan istrinya pada tahun 2021. Namun, pada tahun 2020, nama tersebut tidak disematkan karena pasangan tersebut sedang menjalani proses perceraian. Nama anggota keluarga juga muncul pada tropi yang diterima oleh pemilik Florida Panthers, Vincent Viola, di mana istri dan ketiga anaknya diukir dua kali akibat kemenangan berturut-turut tim tersebut.
Dalam pengukuran ini, keluarga Dundon mendominasi dua baris pertama. Namun, pemain Joel Nystrom, yang bermain dalam 38 pertandingan reguler untuk Hurricanes, tidak termasuk dalam 53 nama yang diabadikan, demikian pula dengan staf pendukung lainnya.
Tim yang menang dapat mengajukan pengecualian untuk termasuk nama tambahan. Sebagai contoh, Nicolas Deslauriers, pemain yang hanya bermain dalam delapan pertandingan setelah ditransfer, berhasil menempatkan namanya di piala kali ini. Walaupun Hall of Fame Hockey tidak terlibat langsung dalam proses pengukiran, perhatian besar tetap tertuju pada bagaimana ingatan akan para pemenang terjaga dalam sejarah olahraga ini.
Dengan banyaknya kontroversi atas nama yang diukir di piala sebelumnya, isu ini terus menjadi pembicaraan publik, membawa tantangan bagi pengelola piala untuk menjaga integritas nama-nama yang diabadikan.