sarvisclub.com – Dalam pengamatan terhadap pilihan draft masa lalu, Brandon Burlon, bek yang dipilih oleh New Jersey Devils di putaran kedua (56 secara keseluruhan) pada Draft NHL 2008, menjadi salah satu yang menarik untuk dicermati. Burlon, yang sebelumnya bermain untuk tim junior St. Michael’s Buzzers, memiliki tinggi 1,83 m dan menjabat sebagai kapten alternatif timnya.
Setelah menjalani tiga musim di University of Michigan, di mana ia mencatat 18 poin dalam 38 pertandingan pada musim terakhir, Burlon melanjutkan kariernya bersama Albany Devils. Selama lima musim dari 2011 hingga 2016, ia menjadi bagian penting dari lini defensif tim tersebut dengan musim terbaiknya pada 2014-2015, mencetak delapan gol dan total 36 poin.
Sayangnya, meski performanya cukup solid, Burlon tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk bermain di NHL. Pada musim terakhirnya di organisasi itu, Devils yang tidak berhasil meraih playoff, memilih untuk menurunkan sejumlah bek lain, seperti Eric Gelinas dan David Warsofsky. Burlon pun memutuskan untuk mencari peluang baru dan menjadi penandatangan pertama Tuscan Roadrunners setelah pemindahan afiliasi AHL Coyotes.
Namun, kariernya tidak berjalan mulus; cedera menghalangi Burlon untuk bersinar di Coyotes, dan musim 2016-2017 menjadi yang terakhir baginya di Amerika Utara. Ia kemudian berkelana ke Eropa, bermain di beberapa liga, termasuk Liga Hoki Jerman dan Liga Hoki Norwegia, sebelum pandemi menghentikan aktivitas hockeinya. Usahanya untuk kembali ke lapangan pada 2024-2025 berakhir dengan delapan pertandingan untuk Orangeville Blitz dan dua pertandingan untuk Indy Fuel di ECHL, sebelum mengakhiri kariernya.
Burlon merupakan contoh menarik dari pemain yang berprestasi di level junior dan profesional, tetapi tidak berhasil menembus kompetisi liga utama.