sarvisclub.com – Tim Colorado Avalanche harus pulang lebih awal dari playoff setelah kalah dalam empat pertandingan beruntun dari Vegas Golden Knights pada Final Wilayah Barat. Dalam pertandingan keempat yang berlangsung di T-Mobile Arena, Avalanche harus mengakui keunggulan Vegas dengan skor 2-1.
Musim ini, Colorado diprediksi sebagai salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar Stanley Cup, setelah memulai musim dengan performa sangat mengesankan, yaitu 31-2-7. Namun, harapan tersebut hancur dalam waktu yang singkat pasca kekalahan beruntun di seri ini, yang tidak terduga bagi banyak pengamat olahraga.
Pertandingan keempat dimulai dengan hati-hati, di mana Vegas membuka skor melalui gol Mark Stone pada menit kelima. Meskipun Colorado berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, mereka hanya mampu melepaskan enam tembakan ke gawang dalam periode kedua. Pada periode ketiga, Vegas menambah keunggulan melalui gol Coke Smith. Meskipun Gabe Landeskog mencetak gol untuk Colorado, waktu yang tersisa tidak cukup bagi mereka untuk menyamakan kedudukan.
Kekalahan ini juga diperparah oleh cedera yang dialami beberapa pemain kunci Colorado, termasuk Nathan MacKinnon yang bermain meski terluka. Serangan Colorado tampak kurang agresif, terlihat dari kurangnya tembakan yang dihasilkan selama pertandingan. Meskipun Colorado terkenal dengan permainan cepat dan ofensif, mereka kesulitan menembus pertahanan Vegas yang solid.
Hasil ini menandai akhir musim yang mengecewakan bagi Colorado, karena mereka sebelumnya dikenal sulit dikalahkan setelah memimpin dua periode. Kini, hasil ini memunculkan pertanyaan tentang masa depan tim dan bagaimana mereka akan merespons selepas musim yang pahit ini.