sarvisclub.com – Pertahanan New York Islanders, Matthew Schaefer, dinyatakan sebagai pemenang mutlak Calder Trophy sebagai Rookie of the Year. Dengan pencapaian ini, Schaefer menjadi rookie pertama yang meraih seluruh suara untuk tempat pertama sejak Teemu Selanne pada musim 1992-93.
Schaefer, pemain berusia 18 tahun, mencetak 23 gol dan total 59 poin selama musim ini, menyamakan jumlah gol dengan Beckett Sennecke dari Anaheim Ducks, yang menempati posisi ketiga dalam pemungutan suara. Ia juga menyamai rekor Brian Leetch untuk gol terbanyak yang dicetak oleh rookie defenseman dalam satu musim. Leetch, yang memenangkan Calder pada 1988-89, kemudian meraih dua Norris Trophy dan satu Stanley Cup bersama New York Rangers.
Musim ini, Schaefer menunjukkan performa yang sangat baik, bahkan dipertimbangkan untuk masuk dalam skuad Team Canada pada Olimpiade 2026. Hal ini menunjukkan potensi luar biasa untuk melanjutkan karir yang mengesankan, mengikuti jejak para pemenang Calder sebelumnya seperti Lane Hutson, Moritz Seider, Cale Makar, dan Aaron Ekblad.
Dalam perbandingan, Hutson, yang memenangkan penghargaan tahun lalu, berhasil mencetak 66 poin di musim pertamanya. Meskipun demikian, Hutson menghabiskan dua tahun di NCAA sebelum berkompetisi profesional, sementara Schaefer langsung bergabung dengan tim setelah dipilih sebagai yang terbaik pada draft 2025.
Dengan segala prestasi yang telah diraih, Matthew Schaefer tampak memiliki jalur yang jelas untuk menjadi salah satu defenseman super bintang di NHL di masa depan. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kemampuan individunya, tetapi juga kepercayaan pelatih terhadapnya, sebagaimana terlihat dari rata-rata waktu bermainnya yang mencapai 24 menit 41 detik per pertandingan musim ini.