sarvisclub.com – Keluarga mantan pemain hoki es terkemuka, Claude Lemieux, mengumumkan rencana untuk mendonasikan otaknya untuk penelitian Chronic Traumatic Encephalopathy (CTE). Keputusan ini diambil setelah Lemieux meninggal dunia pada 28 Mei lalu, di usia 60 tahun. Keluarga berharap langkah ini dapat membantu penelitian mengenai efek jangka panjang dari cedera kepala akibat benturan yang sering terjadi di olahraga.
Menurut laporan yang diposting oleh Chris Johnston, donasi otak ini akan diserahkan kepada UNITE Brain Bank di Pusat CTE Universitas Boston. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak CTE yang sering dialami oleh para atlet. Keluarga Lemieux menekankan bahwa ini adalah sumbangan untuk ilmu pengetahuan serta untuk generasi masa depan yang mencari jawaban atas masalah kesehatan mental yang mungkin disebabkan oleh olahraga.
Lemieux dikenal sebagai juara empat kali Stanley Cup dan baru-baru ini menyaksikan pertandingan playoff Montreal Canadiens sebelum berpulang. Meskipun penyebab kematiannya belum diumumkan secara resmi, kabar baiknya adalah keputusan radikal yang diambil oleh keluarganya bisa menjadi langkah awal dalam membantu penelitian terhadap hubungan antara olahraga, benturan kepala, dan kesehatan otak.
Keluarga berharap kontribusi ini dapat memberikan informasi berharga, dan menekankan bahwa tidak seharusnya ada kesimpulan yang diambil mengenai diagnosa kesehatan Lemieux sendiri dalam waktu dekat. Penelitian tentang CTE telah menunjukkan adanya hubungan antara kondisi ini dengan risiko kesehatan mental yang lebih besar di kalangan mantan atlet, menjadikan langkah ini semakin penting bagi komunitas olahraga.